Waktu itu saya sedang bertugas di daerah Sleman, DIY. Mengevakuasi warga desa yang tertinggal, dari bahaya awan panas dan debu vulkanik. Maklumlah, kita tahu serutin apa Gn. Merapi memuntahkan isi perutnya. Pagi itu ketika bangun tidur, sekitar pukul 09.00. Saya di bangunkan oleh bising rolling door yang bergeser dan gemuruh suara mesin truk. Bantuan logistik yang ke sekian kalinya datang, terlihat 3 truk berjejer terparkir di bahu jalan.
Tanpa di komando dan mengetahui berasal dari mana bantuan itu, saya dan beberapa teman lain langsung menaiki truk dan membuka terpal yang menutupinya. Dengan cepat menurunkan berbagai logistik yang ada di atas truk. Mulai dari selimut, pakaian dan tikar, hingga gula, beras, mie dan logistik lainnya. Bahkan juga ada pampers, pembalut dan pakaian dalam.
Setelah semua bantuan di turunkan untuk di hitung dan di masukkan ke dalam pendataan guna memudahkan pendistribusian ke posko-posko nantinya. Beberapa logistik seperti beras dan gula di kemas ke dalam plastik-plastik berukuran kiloan agar memudahkan saat di bagikan. Ya kami mulai menjalankan tugas masing-masing, saya yang saat itu bertugas sebagai tim distribusi pun mulai menyiapkan barang-barang yang akan di drop ke posko bencana sore nanti.
Saat saya menaikkan kembali barang-barang ke dalam truk dan melintasi sisi kanan dan depan mobil. Ada sebuah banner/spanduk yang membuat saya agak terkejut. Spanduk itu bertuliskan "Bantuan Bencana Tionghoa Indonesia". Saat itu berbagai alibi dan rasa kagum saya memutar di kepala. Memang tak terlalu aneh bagi saya memahai Kuatnya Toleransi beragama dan Kemanusiaan di Indonesia.
Hanya saja, saat ini ketika ormas-ormas Islam yang mengaku paling beragama ini tidak malu melakukan diskriminasi dan intimidasi atas nama Agama. Saya seolah terbakar dan menjadi korban dari sikap anarkis ormas ini. Saya mulai muak, bahkan rasanya ingin berontak dan teriak.
"KALIAN HARUSNYA MALU!!! KARENA KALIAN HANYA BISA BICARA TENTANG TUHAN DAN MEMBERHALAKAN AGAMA KALIAN, SEMENTARA RAS ATAU KEAGAMAAN ORANG YANG BERSANGKUTAN ITU, SEOLAH-OLAH BERSAKSI DI HADAPAN BERHALANYA. BAHWA TUHAN MENCINTAI SEBUAH KEBAIKKAN..!!"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar