Jumat, 14 November 2014

Pesan Terakhir Seorang Pendaki

(Catatan ini saya buat, sebelum saya mengetahui Soundtrack lagu di film Gie, karya Erros SO7)

Katakan Pada Orang Tuaku, aku akan pulang agak terlambat. Karena Jiwaku amat merindukan Sentuhan Rimba, Kesunyian dan mengharapkan sebuah kebanggaan dalam diri. Jika aku tak jua kembali, katakan pada mereka, bahwa aku sangat menyayangi mereka, sungguh tak ingin jauh dari dekap dan pelukkannya. Pinta untuk tersenyum menyambut pesanku, karena aku pergi di atas jalanku, jalan yang telah aku pilih.
Katakan Pada Dunia, bahwa Alam mulai menghentak, memberontak, meminta pertanggung jawaban atas ulah Manusia. Katakan bahwa sebenarnya Alam sangat bersahabat sebagaimana yang kau lihat, kau rasa dan kau alami, sangat ramah akan adanya Manusia di Semesta. Jangan hanya menikmati, tapi tak mau mengobati. Jadilah Pecinta Sejati, maka Semesta akan berikan apapun yang kau pinta dan kau harapkan, akan sajikan lebih banyak manfaat untukmu.
Seorang Pendaki Sejati yang s'lalu merindukan Belantara untuk mencari Jati Dirinya, bukan untuk menaklukkan atau di taklukkan Alam Semesta, melainkan untuk mengalahkan Ego, Emosi dan Dirinya Sendiri. Alam hanyalah tempat yang mengandung banyak arti, tantangan Jiwa, Pelajaran, Cerita, Kesedihan, Kesenangan, Kesulitan, Kemudahan, Kasih Sayang, Menjaga, Melindungi, Perjuangan, Persahabatan, Kebersamaan, Saling Menghargai, Kepedulian, Kesadaran, Kesetiaan, Ketulusan, Kesabaran, Keakraban, Persaudaraan, Kedewasaan, Kekuatan, Kelemahan, Jati Diri dan semua Tentang Kehidupan dengan Makhluk Hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar