Bernyanyi merdu sang burung,
Menelusup di tengah panas yg merongrong.....
Resapi imaji yg memadati hari,
Membingkai elegi dalam gelapnya sudut hati.....
Meski bukan Sastrawan,
Baik dan buruk slalu ku pandang sebagai Keindahan.....
Jelas aku bukan jutawan,
Karena tak ku miliki materi yg bercukupan,
Apalagi 'lifestyle' yg berbalut kemewahan.....
Berserakkan dedaunan menutupi mimpi di sepanjang jalan,
Ku lerai kecamuk yg berbentur dalam khayalan dan kenyataan.....
Ini patut ku terima,
Arungi jalan yg terbuka setelah nasehat menjelma.....
Ahh....
Senada bukan tujuan,
Irama yg berpautan,
Menjadi esensi tersendiri dalam kajian.....
Aku memilih untuk simpulkan keadaan,
Petakan ruang gerak yg memungkinkan,
Juga menyusuri jalan sempit yg cukup menakutkan.....
Aku di haruskan bertahan,
Terlebih menjadi kewajiban untuk memperjuangkan.....
Di antara gema adzan yg menyadarkan,
Aku teringat tentang Karunia yg Tuhan berikan.....
Adakah alasan untuk mengeluh,
Ku mengadu hingga hati terasa luluh.....
Siasati jalan yg terbuka,
Tangkap isyarat yg jadi jawaban atas doa.....
Untukmu wahai Habibbah.....
Jgn berhenti selama aku belum memintamu,
Karena aku belum sempat untuk menjemputmu.....
Sempatkanlah hati untuk sirami rindu di hatimu,
Juga sentuh lah Cintaku yg melintas dalam imajimu.....
Ketika ruang dan waktu mulai merajut,
Maka ku pastikan tak ada lagi resah yg menggelayut.....
Jaga cintaku,
Seperti kamu jaga dan pertahankan keanggunan dan kehormatanmu.....
Berikan ruang biarku berlaga,
Mengikis jarak yg kelak menjadi tiada.....
Pemuda dalam Bingkai Dunia adalah ujung tombak perubahan dan pergerakkan. Bukan dengan membanggakan status aktivis, akademis dan borjuis, tapi lebih menerapkan prinsip Sosialis yang berjuang mencapai cita-cita Revolusionis.
Jumat, 12 Desember 2014
Cinta ini Karunia Tuhan
Saya seorang pelajar Sejarah peradaban, meski tidak menjadi seorang Mahasiswa di Fakultas. Saya pernah beberapa kali di anggap sebagai seorang Sarjana karena luasnya Pengetahuan dan Kecerdasan saya dalam berdialog.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar