Tulisan ini bukan untuk menggurui, atau mungkin merasa paling memiliki eksistensi dan potensi. Ini hanya seruan kerinduan yang terungkap dari hati.
Kita memahami, bahwa kita adalah corak keberagaman. Kita adalah bentuk dari keajaiban dan kita adalah wujud dari berbagai perbedaan. Tak pernah ada yang secara riil menyatukan kita dalam berbagai aspek, kecuali setelah mengalami perdebatan, atau bahkan benturan yang akhirnya melahirkan satu perbedaan lagi. Beginilah kita...?
Mungkin kita ingin langsung menjawab pertanyaan ini, atau bahkan sambil membacanya gumam hati dan bibir kita menyimpan semua jawabnya.
Satu-satunya yang sama dari diri kita yang menyatukan kira adalah bahwa kita manusia. Manusia yang memiliki harapan, manusia yang memiliki impian, manusia yang memiliki tujuan. Dan setiap dari kita kembali memiliki harapan yang berbeda dan impian yang tak sama, mesku tujuannya bisa jadi serupa.
Terserah bagaimana menyebut tujuan itu apa, namun yang pasti. Tujuan bukanlah sebuah pencapaian yang kecil meski sederhana, bukan juga sebuah tujuan yang luarbiasa meski istimewa.
Kembali dalam analogi, jika dalam suatu negara setiap rakyatnya memiliki satu potensi yg sama (dalam hal ini militer, misal) juga memiliki kualitas yang sama, satu impian yang sama, sehingga seolah-olah tidak ada perbedaan di dalamnya. Lalu mungkinkah dengan semua kesamaan itu, negara tersebut dapat maju dan berkembang di dunia global pada saat ini. Tanpa adanya peran bidang perekonomian, dalam hal ini sandang dan pangan. Juga tanpa adanya peran bidang pendidikan, dalam hal ini ilmu pengatahuan, teknologi dan lingkungan hidup. Apakah bisa negara itu berkembang di dalam persaingan dunia global saat ini...?
Jawabannya sudah tentu sulit untuk di bayangkan, dan mustahil bisa tercapai.
Sampai disini, kita serahkan semua goresan pena elektronik ini kepada khalayak. Khususnya penafsiran dan pemahamanya pada diri kita sendiri. Karena mungkin ini hanya sekedar frasa tak bermakna di kalangan pemuda, meski besar harapan kita bahwa ada makna dan guna yang dapat di gali oleh manusia. Ada tujuan besar yang bisa sama-sama kita perjuangkan, kita raih dan kita tebarkan.
Penuh Cinta dan Harapan.
Ridhwan Endri Yapan (al-Kulani).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar