Tampilkan postingan dengan label PDKT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PDKT. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Januari 2016

Obrolan Malam Minggu [2]

Ridhwan: Kesetiaan itu berarti ketiadaan dualisme dalam niat.. dan satu dalam tujuan dan maksud..

Indah: Maksudnya..? Jangan pake bahasa filsafat.. Kurang ngerti..?

Ridhwan: kesetiaan itu berarti tidak adanya dua harapan dalam satu niat..
 Kesetiaan itu artinya tidak membagi-bagi..

Indah: Maaf nih agak bawa ke arah lain.. Misal soal poligami.. Apakah itu cinta yg terbagi..? atau bukan?

Ridhwan: tergantung.. di Iran.. Poligami itu hukumnya bagiku Mubah. Seorang Hujjatul-Islam akan kehilangan Status HI nya. Jika ia melakukan Poligami. Bahkan pernah seorang Menteri, karena kedapatan menikah lagi (poligami). Ia di panggil oleh Rahbar dan di copot jabatan Menterinya oleh Rahbar. Aku sendiri memandang Poligami adalah sesuatu hal yg Mubazir.. Tapi boleh di lakukan dalam keadaan2 tertentu. Itu menurutku..

Indah: Halal tapi mungkin akan sulit menjalani nya.. Karena harus adil.. Apa bisa dikatakan kalo poligami berarti tidak setia..?

Ridhwan: Nggak juga.. makanya tadi aku bilang, tergantung pada niat. Kalo niatnya beribadah, jgn mengharapkan sesuatu yg berlebihan. Contoh, mau poligami niatnya Ibadah. Tapi harapannya condong kepada wanita yg lebih cantik, lebih seksi dll. Dari isteri pertamanya.. itu namanya dualisme.. Dualisme dalam poligami artinya menginginkan hal yg lebih dari sesuatu (yg baru) dari sesuatu (yg lama). faham nggak..? kalo nggak biar aku sederhanaanin lgi bahasanya..

Indah: Iya.. Faham.. Bukan kah gak lebih baik kalau mau poligami.. Yg nyari istri untuk suaminya adalah istri pertama..?

Ridhwan: Kebanyakan manusia zaman sekarang kan begitu ya..? Dualisme niat dalam Poligami.. iya bener itu.. isteri pertama yg harus mencarikan..

Indah: Soalnya aku punya teman yg berpandangan seperti itu.. Rela di poligami asalkan dia yg mencarikan adek madu nya..

Ridhwan: itupun kalo isteri pertama ridho...

Indah: Iya harus ridho.. Tapi masih banyak juga yg poligami tanpa di ketahui oleh istri pertama..

Bahkan ada yg tidak di ridhoi..  Apakah akan jadi dosa hal tersebut..?

Ridhwan: mubazir... dalam kajian hukum, dosa pun di bagi menjadi beberapa bagian. Untuk poligami yg kamu maksud itu, masuk kedalam dosa sosial dan dosa etika.

Indah: Kecuali kalo semua nya saling ridho maka akan menjadi pahala..  Benar tidak? Lalu bgaimana soal cemburu nya wanita adlh kekufuran..

Ridhwan: benar.. 😊 kamu cerdas.. cemburunya wanita adalah kekufuran.. Mungkin lebih tepatnya cemburu buta yaaa..? Tapi.. bisa jadi di karenakan hilang atau mulai berkurangnya kepercayaan.

Indah: Itu kan kata-katanya Imam Ali.. Sering baca aja tulisan tersebut.. Tapi apa iya wanita gak bisa cemburu.. Susah seperti nya..

Ridhwan: makanya aku bilang mungkin yg di maksud adalah cemburu buta..

Indah: Atau karena pasangan nya selalu bikin sesuatu yg membuat sang wanita cemburu..

Ridhwan: iya aku tau itu kata2 Imam 'Ali..
Jika kecemburuan itu hingga melampaui batas kewajaran, maka bisa jadi disebut kekufuran. Karena suami itu kan Imam bagi Isteri dan keluarganya.

Kalau makmun sudah tidak lagi percaya pada Imam, menurutmu bagaimana..?

Contoh jika kita tidak lagi percaya pada Imam Zamaan.afs bagaimana..? Bagaimana status keimanan kita..?

Indah: Mungkin kalo di bandingkan dengan Imam Zaman terlalu jauh..  Gak semua suami bisa jadi imam yg baik.. Karena kata2 imam Ali ada sambungan nya.. Kalo cuma cemburu buta pasti temasuk kekufuran.. Tapi seharus nya sang suami juga jangan smpe memancing atau membuat istri nya menangis...

"Perempuan bisa menyembunyikan Cintanya hingga 40tahun, tetapi ia tidak bisa menyembunyikan kebencian meski cuma beberapa saat. Dan jika mata perempuan mengeluarkan airmata (menangis) karena seorang lelaki telah melukainya, maka para malaikat akan melaknatnya (lelaki itu) di setiap langkahnya."

Ridhwan: itu terjemahannya. sesuai dengan hadits dari al-Imam.as yg kamu kirim..

Aku punya satu kata2..

Jika, kecemburuan wanita terhadap suaminya adalah kekufuran. Maka kebohongan sekecil apapun dari mulut lelaki adalah jurang neraka bagi dirinya..

Indah: Iya begitu.. Misal wanita menangis karena cemburu.. Dan si suami tetap pada kelakuannya yg memancing si istri cemburu.. Apakah malaikat akan melaknat sang suami..?

Ridhwan: Sereem ahh di laknat sama malaikat...

Indah: Iya.. Jadi seharusnya kedua belah pihak harusnya bisa saling menjaga izzah dan iffah tersebut.. Sehingga kepercayaan itu akan tercipta..

Ridhwan: ihh kamu pinter banget sihh..?😊 Aku setuju sama pendapatmu..

Bersambung...

Obrolan Malam Minggu [1]

Ridhwan: menurutmu apa makna dan tujuan dari pernikahan..?

Lalu apa yg menjadi pertimbanganmu dalam menentukan calon Suamimu kelak...??

Indah: Tuk saat ini tujuannya untuk ibadah dan kalau bisa menambah keturunan yang bisa menjadi pecinta Ahlulbayt as juga... Yang pertama harus se-akidah dan bertanggung jawab, tau kewajiban dan hak nya.. Bisa menjaga izzah dan iffah nya.. Kalau dia bisa menjaga dirinya insyaAllah dia bisa menjaga istrinya.. Banyak kalau di uraikan.. Tapi mengarah nya ke soal hati dan keyakinan sihh.. Soal rezeki aku lebih suka kerja bareng-bareng.. maksudnya saling bahu membahu... Bukan menunggu salah satu berhasil dulu, tapi sama-sama membangun keberhasilan...

Ridhwan: kenapa kamu memilih Mazhab AB..? Beri aku penjelasan logis..?

Indah: Pertama karena tau cerita Karbala.. Bisa di bilang karena Imam Hussein.. Dengan berjalan nya waktu ternyata mencintai Rasulullah.Saww dan Ahlulbayt nya adalah fardhu.. Apa ada alasan lain untuk bisa mengikuti mazhab ini...? Karena ingin mencintai yg wajib di cintai..

Ridhwan: cinta itu cenderung un-logis, karena memabukkan.

Indah: Cinta yg bagaimana dlu..?

Ridhwan Kulany: memang Cinta itu ada berapa pembagian..? Sehingga mesti di jelaskan Cinta yg bagaimana..?

Indah: Maksud nya cinta kepada apa dulu..? Banyak toh kalo di list cinta sama apa dulu..? Maka memabukkan nya juga akan beda arti.. Coba gantian aku yg nanya.. menurutmu apa makna dan tujuan dari pernikahan..?

Lalu apa yg menjadi pertimbanganmu dalam menentukan calon istrimu kelak..?

Ridhwan: Bagiku Cinta itu hanya satu.. Karena Cinta itu kesetiaan.. Kalo ada banyak Cinta berarti telah berselingkuh dgn apapun itu..
Tujuan dari pernikahan itu mencapai kesempurnaan Iman, menggapai Cinta yg Hakiki, menata KEINDAHAN, menegakkan KEADILAN, dan membangun KUASA. Kepada-Nya..

Karena aku atau pun kamu, adalah wujud eksistensi-Nya, yg kelak kan menyatu dalam Cinta kepada-Nya (Pernikahan) di dalam Kuasa-Nya.

Aku butuh wanita yg menanamkan Kesetiaan dalam abdinya, dan mengembangkan Ketulusan dalam Baktinya. Cinta adalah Pengabdian kepada kepada Allah.Swt, lewat segala apapun yang kita lakukan di dunia ini. Terutama lewat pernikahan.. Karena pernikahan adalah separuh Iman.

Indah: Cinta apa tidak di bagi.. cinta antara dua insan yang menjdi muhrim karena pernikahan.. Cinta pada Yang Maha Esa.. Cinta kepada orang tua.. Keluarga.. Cinta pada Ahlulbayt.. Apakah itu semua tidak akan terbagi..? Kalau kesetiaan aku juga sangat menjunjung nya.. Bahkan berharap bisa dan mendapat yg seperti itu..

Ridhwan: Ada sebuah riwayat menceritakan, suatu Hari Sayyidah Zainab.as sedang duduk bersama Ayahandanya (Imam 'Ali.as). Sayyidah Zainab lantas bertanya kapada Ayahnya:
"Wahai Ayah, apakah engkau mencintai Ibu..?" tanya polos Zainab.as.

"Tentu Puteriku, Ayah sangat mencintai Ibu.." jawab singkat Imam 'Ali.as.

"Apakah Ayah  mencintai ku..?" tanyanya lagi.

"Tentu saja, tidak mungkin aku tidak mencintaimu puteriku.." sahut Imam 'Ali.as dgm senyum teduh penuh bahagia.

"Lalu apakah Ayah mencintai Allah..?"

Wajah Imam 'Ali.as penuh kasih sayang menatap kearah Putrinya.
"Ya! Tentu.."

"Ayah berbohong..? Bagaimana bisa Ayah mencintai Aku.. Sedangkan Ayah juga begitu mencintai Ibu..? Lalu bagaimana bisa Ayah mencintai Allah, sementara Ayah juga mencintai Ibu.." keluh Zainab.as polos.

Imam 'Ali.as berdiri dan menurunkan tubuhnya seraya memeluk Zainab.as putrinya.

"Ketahuilah Puteriku, Sesungguhnya Allah mencintai siapapun yg mencintai apa yg di cintai-Nya."

Ridhwan: kira-kira seperti itu riwayatnya. Kamu ngerti filsafat..? Relativisme Etika, Kausalitas, dan Hukum keterikatan materi..?

Indah: Kurang ngerti soal filsafat....  Tapi soal riwayat tersebut bisa di mengerti...

Ridhwan Kulany: Itu masuknya ke dalam, keterikatan materi...

Mencintai Istri adalah Perbuatan yg di cintai Allah.Swt.

Mencintai Anak adalah Perbuatan yg di cintai Allah.Swt.

Lalu di mana pembagian Cinta itu...??
Sedangkan semata-mata semua kecintaan itu adalah karena dan untuk Allah.. ?

Indah: Kalo bicara filsafat aku nyerah.... Cuma bisa jawab pake perasaan aja... Boleh aku tanya..? Kalo soal kesetiaan..  Bagaimana kah kesetiaan itu...?

Ridhwan : jangan anggap diskusi... kita ngobrol santai... hitung-hitung PDKT kalo kata anak remaja... hehehehe...

Indah: Cuma pingin tau apa yg di maksud kesetiaan..?  Kan tadi ada kata kesetiaan juga..?

Bersambung...