Tampilkan postingan dengan label Cucu Muhammad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cucu Muhammad. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Desember 2014

Keajaiban yg Terjadi Setelah Imam Husein.as terbunuh

“Ketika Al-Husain as terbunuh, di sudut-sudut
langit terlihat warna-warna kemerahan. Warna
merah itu menandakan bahwa langit tengah
menangis. Sewaktu pasukan musuh membagi-
bagikan sejenis tumbuhan berwarna kuning milik
Al-Husain as, tumbuhan itu berubah menjadi
abu. Dan sewaktu mereka menyembelih seekor
unta yang dirampas dari kemah Al-Husain as,
mereka menemukan sejenis kayu di
dagingnya” (Maqtalu Al-Husain 2 hal. 90,
Tarikhu Al-Islam 2 hal. 348, Siyaru A’lami Al-
Nubala’ 3 hal. 311, Tafsir Ibnu Katsir 9 hal. 162,
Tahdzibu Al-Tahdzib 2 hal. 353, Tarikhu
Dimasyq 4 hal. 339, Al-Mahasinu wa Al-Masawi
hal. 62, Tarikhu Al-Khulafa’ hal. 80 dan Ihqaqu
Al-Haq 11 hal. 467-469).
“Kepala suci Al-Husain as. yang berada di ujung
tombak berbicara dengan membawakan ayat-
ayat suci Al-Quran dan lainnya” (Miftahu Al-Naja
fi Manaqib Aali Al-’Aba hal. 145, Al-Khashaishu
Al-Kubra 2 hal. 127, Al-Kawakibu Al-Durruiyyah
hal. 57, Is’afu Al-Raghibin hal. 218, Nuuru Al-
Abshar hal. 125, dan Ihqaqu Al-Haq 11 hal.
452-453).
“Pada hari Al-Husain as terbunuh, langit
meneteskan hujan darah sehingga semua orang
pada keesokan harinya mendapati apa yang
mereka miliki telah dipenuhi oleh darah. Darah
itu membekas pada baju-baju mereka beberapa
waktu lamanya, hingga akhirnya terkoyak-koyak.
Warna merah darah terlihat di langit pada hari
itu. Peristiwa tersebut hanya pernah terjadi saat
itu saja” (Maqtalu Al-Husain 2 hal. 89, Dzakhairu
Al-’Uqba hal. 144, 145 dan 150, Tarikh Dimasyq
-seperti yang disebutkan di muntakhab
(ringkasan)-nya- 4 hal. 339, Al-Shawaiqu Al-
Muhriqah hal. 116 dan 192, Al-Khashaishu Al-
Kubra hal. 126, Wasilatu Al-Maal hal. 197,
Yanabi’u Al-Mawaddah hal. 320 dan 356, Nuuru
Al-Abshar hal. 123, Al-Ithaf bi Hubbi Al-Asyraf
hal. 12, Tarikhu Al-Islam 2 hal 349, Tadzkiratu
Al-Khawash hal. 284, Nadzmu Durari Al-
Simthain hal. 220 dan Ihqaqu Al-Haq 11 hal.
458-462).
“Ketika kepala Al-Husain as dibawa ke istana
Ubaidillah bin Ziyad, orang ramai melihat
dinding-dinding mengalirkan darah
segar” (Dzakahiru Al-’Uqba hal. 144, Tarikhu
Dimasyq seperti yang disebutkan dalam
muntakhab-nya 4 hal. 339, Al-Shawaiqu Al-
Muhriqah hal. 192, Wasilatu Al-Maal hal. 197,
Yanabi’u Al-Mawaddah hal. 322, dan Ihqaqu Al-
Haq 11 hal. 463).
“Di dinding sebuah gereja tertulis: Apakah umat
yang membantai Al-Husain mengharapkan
syafaat kakeknya di hari kiamat. Ketika pendeta
yang berada di sana ditanya tentang tulisan
tersebut dan siapakah yang menulisnya, ia
menjawab, “Bait syair ini telah tertulis di sini
sejak lima ratus tahun sebelum nabi kalian
diutus.” (Tarikhu Al-Islam wa Al-Rijal hal. 386,
Al-Akhbaru Al-Thiwal hal. 109, Hayatu Al-
Hayawan 1 hal. 60, Nuuru Al-Abshar hal. 122,
Kifayatu Al-Thalib hal. 290 dan Ihqaqu Al-Haq
11 hal. 567-568.
“Seorang penduduk Najran saat menggali tanah
menemukan sebuah kepingan emas yang
bertuliskan: Apakah umat yang telah membantai
Al-Husain mengharapkan syafaat kakeknya di
hari kiamat” (Miftahu Al-Naja hal. 135, Ihqaqu
Al-Haq 11 hal. 566).
“Sebuah tembok merekah lalu muncullah sebuah
telapak tangan yang bertuliskan: Apakah umat
yang telah membantai Al-Husain mengharapkan
syafaat kakeknya di hari kiamat.” (Tarikhu Al-
Khamis 2 hal. 299 dan Ihqaqu Al-Haq 11 hal.
567). “Sesaat setelah Al-Husain as terbunuh,
warna langit menghitam pekat sekali. Lalu
bintang-bintang bermunculan di siang hari,
sampai-sampai bintang kembar terlihat di waktu
sore. Segumpal tanah berwarna merah jatuh dari
atas. Langit terlihat berwarna merah bagai darah
selama tujuh hari tujuh malam” (Tarikhu
Dimasyq 4 hal. 339 dan Al-Shawaiqu Al-
Muhriqah hal. 116).
Http://donhasan.blogspot.com/2014/10/sejumlah-keajaiban-setelah-imam-husain.html?m=1

Sabtu, 13 Desember 2014

Sosok Imam Husein dalam Kaca Mata Dunia

Mahatma Gandhi:
''Kami Telah Banyak Belajar Dari Husein Bagaimana Ketika Menjadi Orang Yang Di Zalimi Tapi Mendapatkan Kemenangan''

Aldomoro:
''Revolusi Husein Adalah Secercah Cahaya Bagi Kelompok Tertindas Dan Menyelamatkan Mereka Dari Kesesatan Serta Mengokohkan Jiwa Mereka Untuk Menempuh Jalan Kebenaran''

Abraham Lincoln:
''Al-Qur'an Muhammad Dan Husein Adalah 3 Simbol Kesucian Yang Wajib Di Lihat Dengan Penuh Kesucian Pula Karena Pada Ketiganya Terdapat Contoh Idealisme Penghormatan Terhadap Hak Asasi Manusia''

Mao Tse Tung:
''Kalian Datang Mengambil Pelajaran Dari Kami Padahal Revolusi Husein Yang Memiliki Pelajaran Penuh Nilai Ada Pada Kalian''

Che Guevara:
''Kepada Seluruh Kaum Revolusioner Dunia Agar Mengikuti Revolusi Luar Biasa Yang Di Pimpin Husein Yang Agung Dan Melangkah Di Jalannya Untuk Menghentikan Para Penguasa Buruk Dan Menggulingkan Pangkal Kebusukannya''

Dalai Lama:
''Jika Agama Kami Memiliki 2 Pribadi Agung Seperti Ali Bin Abi Thalib Dan Putranya Husein Serta Nahj Al-Balagha Dan Peristiwa Karbala Pasti Tak Akan Tersisa Di Dunia Ini Kecuali Menjadi Pemeluk Budha''

Hitler:
"Wahai Pahlawan-Pahlawan Perang Contohlah Husein Manusia Yang Dengan Ketekunan Mampu Mengguncang Pilar-Pilar Kekuatan Dan Setelah Itu Mengirim Mereka Kedalam Jurang Kehancuran Dan Itu Semua Di Lakukan Oleh Kelompok Kecil Yang Memiliki Keteguhan Dan Penuh Nilai Kepahlawanan''

Jawaharlal Nehru:
"Dari Darah Husein Yang Tumpah Di Karbala Telah Tumbuh Pepohonan Yang Menaungi Kaum Tertindas Dalam Rangka Menuntut Hak-Hak Mereka Yang Terampas Dari Tangan Pecinta Singgasana Dan Kekuasaan''

Franklin Delano Roesevelt:
''Sekalipun Kita Berperang Dengan Kebuasan Dan Membunuh Dengan Rasa Permusuhan Yang Memuncak Maka Kita Belum Dapat Menandingi Kebuasan Dan Permusuhan Para Pembunuh Yang Membunuh Seorang Putra Dari Putri Nabi Islam''

Ho Chi Minh:
"Wahai Prajurit-Prajuritku Yang Gagah Berani Lihatlah Husein Seorang Pejuang Dari Timur Yang Telah Mengguncangkan Bumi Para Penguasa Zalim''

Jamaluddin Al-Afghani:
''Tidak Ada Seorang Muslimpun Kecuali Kecintaan Pada Husein Terukir Dalam Hatinya Sebuah Pribadi Yang Telah Mengorbankan Seluruh Yang Di Milikinya Untuk Mendapatkan Hak-Haknya Serta Melawan Kedurjanaan Yang Hendak Memadamkan Cahaya Jalan Muhammad''

Joseph Stallin:
''Perangilah Karbala Karena Selama Karbala Itu Masih Ada Maka Problem Itu Tak Pernah Hilang Sebab Dengan Keberadaannya Akan Keluar Para Pejuang Gagah Berani Dan Menyebar Di Seluruh Penjuru''

Mohammed Abduh:
''Peristiwa Yang Di Alami Imam Husein Adalah Sebuah Peristiwa Besar Yang Mengguncangkan Dunia Islam Hingga Hari Ini karena Ia Telah Meletakkan Fondasi Keadilan Dan Menuntut Di kembalikannya Hak-Hak Kaum Tertindas Yang Selama Ini Terampas''.

Mustafa Kemal Attaturk:
''Sesungguhnya Husein Adalah Seorang Pemimpin Yang Mengajarkan Bagi Kita Pelajaran Kesetiaan Dalam Kepahlawanan dan Kebebasan Serta Mempertahankan Harga Diri Jika Mampu Mengambil Itu Semua Darinya Maka Tak Pelak Lagi Kita Akan Dapat Mengalahkan Seluruh Musuh-Musuh Kita''

Nietzsche:
"Sesungguhnya Gerakan Revolusi yang Di Pimpin Oleh Husein Telah Menginspirasi Setiap Generasi Baru Dunia Untuk Mengikuti Prinsip Serta Pikirannya''