Kamis, 21 Januari 2016

Pengembara Pemikiran [4] Kausalitas (Sebab-Akibat)

Dalam teori dan kajian Ilmiah, kita mengenal Hukum Realitas. Yang diantaranya adalah Hukum Kausalitas atau yang lebih disebut sebagai hukum Sebab-Akibat.

Hukum ini menjadi cabang kajian yang paling sering dan paling dasar dalam Filsafat. Tujuannya untuk merangsang pemikiran (akal) manusia untuk menanamkan nilai-nilai Rasional dalam kehidupan.

Penjelasan mengenai Kausalitas ini gak serumit namanya. Ia lebih seperti cara kita memahami sebuah proses dalam satu kejadian atau satu aksiden.

Tapi dalam pembahasan lebih lanjut terkait pencapaian Realitas Diri (nanti akan kita bahas), Hukum Kausalitas di bahas lebih mendalam dan lebih objektif.

Sehingga membutuhkan pemahaman yang terbuka (universal) mengenai banyak hal. Begitu juga mengenai Takdir, Kehidupan, dan Fitrah. Ini yang selanjutnya akan kita bahas bersama.

Contoh singkatnya adalah Hidup dan Mati. Hidup adalah sebab dan Mati adalah Akibatnya. Semua makhluk mengalami proses hidup, tapi adakah yang tidak mengalami Proses Mati...?

Tentu jawabannya tidak ada. Karena itu adalah Realitas yang mesti dan harus terjadi atau di alami makhluk. Yang kekal hanyalah Allah. Swt. Setuju...?

Begitu juga dengan hal lainnya, olahraga dan sehat, usaha dan hasil, dll. Ini lebih seperti proses ilmiah dalam menanam pohon. Ketika kita menanam pohon Jambu Air, pasti yang akan tumbuh (buahnya) adalah Buah Jambu Air. Bukan Jambu Biji...?? Ya kan...?

Sebelumnya saya gak ada maksud menggurui siapapun, dan nggak ada tujuan pribadi apapun (tedheng aling-aling). Saya cuma mengisi kekosongan aja, dan seneng nulis. Jadi sengaja saya tulis di blog supaya paling nggak bisa memberi manfaat buat oranglain. Dan utamanya bisa jadi pengingat buat diri saya pribadi, karena saya suka baca juga.

Tujuannya tentu, agar kita dapat mengenali Diri, membentuk Jati diri dan mencapai Realitas Diri kita sendiri.

Salam Penuh Maaf dan Doa...~~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar